-->

Mengatasi Blog yang Terkena Malware


Dunia maya tidak bisa lepas dari berbagai ancaman yang ada. Mulai dari spyware, malware, virus, dan lain sebagainya dapat menyusup ke website maupun blog yang dapat mencuri informasi pengguna. Tentu, sebagai pemilik website atau blog hal tersebut sangat merugikan karena dapat membuat pengunjung tidak mempercayai situs.

Mesin pencari Google biasanya menandai sebuah laman website atau blog dengan peringatan merah dengan tulisan “The site ahead contains malware” atau “The site ahead contains harmful programs error”. Nah, biasanya pengguna akan menekan tombol back to safety.

Penyebab Web atau Blog Terkena Malware

Sebelum masuk ke cara menghilangkan malware pada website, perlu diketahui penyebab blog terkena malware. Ada beberapa pesan error yang berbeda dan tidak menyatakan secara gamblang apakah website atau blog terkena malware atau tidak. Biasanya Pesan error tersebut tertulis “deceptive site ahead”, “this site has been marked as a phising” sekilas seperti ini.

Serangan cyber seperti hack dapat menimbulkan pesan error seperti di atas. Bahkan ketika pengunjung mengunjungi website atau blog yang telah berjalan sebuah malware, perangkat mereka dapat tertular oleh malware tersebut.

Untungnya Google adalah mesin cerdas yang akan menandai website atau blog yang tidak aman. Selain website yang telah terkena hack atau serangan cyber, Google juga dapat menandai web atau blog yang terkena malware atau menampilkan halaman phising. Perlu kamu tahu, phising adalah halaman web atau blog yang menyerupai halaman aslinya. Biasanya, laman phising ini menampilkan kolom login yang berfungsi untuk mencuri data pengguna.

Cek Status Keamanan Web atau Blog

Sebenarnya ada miliaran situs di dunia yang tidak dapat di cek satu per satu oleh mesin pencarian Google. Oleh karena itu, Anda dapat mengecek sendiri apakah website atau blog Anda masih aman atau tidak. Nah, cara mengeceknya sangat mudah yakni dengan menggunakan fitur dari Google pada laman https://transparencyreport.google.com/safe-browsing/search.

Setelah itu masukkan alamat web atau blog Anda. Jika terdeteksi konten yang berbahaya maka Google akan menampilkan alert atau peringatan. Sedangkan jika status Safe, maka situs aman dari malware, phising dan lain sebagainya.

Cara Menghilangkan Malware dari Blog

Setelah mengetahui penyebab dan cara mengecek keamanan website dan blog, saatnya masuk ke tutorial menghilangkan malware dari blog. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Menggunakan Tool Sucuri

Menghapus malware satu per satu pastinya sangat melelahkan. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan tool yang sangat bermanfaat dalam memberantas malware secara cepat. Tools ini dapat Anda gunakan dengan mengunjungi laman sitecheck.sucuri.net.

Anda dapat menscan website atau blog kemudian menemukan laporan yang berisi daftar malware yang telah menginfeksi. Setelah itu Anda dapat melakukan restore backup website, jika sebelumnya Anda telah melakukan backup website pada hosting Anda. Atau cara kedua yakni dengan menghapusnya secara manual.

2. Menggunakan Wordfence

Banyak cara yang dapat digunakan untuk menghapus malware, salah satunya adalah dengan memasang plugin pada web atau blog. Untuk menangkal malware, Anda dapat menggunakan plugin wordfence. Plugin ini dapat melakukan scaning secara otomatis pada website dan mengganti file yang terinfeksi oleh malware dengan file asli yang tidak terinfeksi.

Untuk menginstall plugin ini, Adan dapat mencarinya pada toko plugin pada dashboard wordpress Anda. Setelah installasi selesai, selanjutnya pilih scan untuk mencari file yang terinfeksi oleh malware.

Nah, setelah melakukan pembersihan malware pada website, Anda sebaiknya melakukan submit website ulang ke Google agar situs kembali terindeks.

Belum ada Komentar untuk "Mengatasi Blog yang Terkena Malware"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel