-->

6 CARA MENDAPAT APPROVE GOOGLE ADSENSE

Sebagai blogger pemula, Jika Anda ingin mengubah blog Anda menjadi blog penghasil uang, maka Google Adsense adalah jaringan iklan # 1 yang dapat Anda gunakan untuk menghasilkan uang dari blog Anda. Setiap blogger baru ingin memonetisasi blog mereka dengan Adsense, dan banyak dari mereka gagal karena kebijakan Google Adsense yang ketat.

Berita baiknya adalah, jika Anda mengikuti beberapa aturan dasar dan mempertahankan blog Anda seperti bisnis nyata dari awal blog Anda, Anda pasti akan mendapatkan persetujuan Google Adsense dengan blog baru Anda dengan cepat.
Google memiliki banyak pedoman untuk penerbit dan kami sangat menyarankan Anda untuk membaca dan memahaminya sebelum mengajukan permohonan untuk akun AdSense.

Mungkin ada banyak alasan bagi Google untuk menolak aplikasi AdSense di blog atau situs web Anda. Kami menyarankan Anda untuk menerapkan hanya setelah memenuhi kriteria daripada beberapa kali mengirim dan ditolak. Di sini kami menjelaskan beberapa pedoman penting untuk memudahkan persetujuan Google AdSense.

Jika Anda mengerjakan ini sebelum mendaftar, aplikasi Anda sebagian besar akan melalui proses persetujuan dengan sukses.
Berikut adalah cara mendapat adsense dengan cepat:

1. Nama Domain

Alasan pertama penolakan AdSense adalah karena tidak menggunakan URL yang benar. Google tidak menerima aplikasi dengan URL yang berisi merek dagang Google seperti AdSense, Google, AdWords, dll. Orang-orang menggunakan nama perusahaan populer di domain untuk mendapatkan traffic yang mudah. Namun, itu tidak akan membantu untuk membangun merek Anda sendiri atau membantu dalam mendapatkan persetujuan AdSense dari Google.

2. Jangan membeli traffic

Tidak ada traffic minimum yang sebenarnya untuk diterapkan ke AdSense. Jumlah pengunjung bukan merupakan faktor persetujuan Google Adsense. Seperti jaringan iklan lainnya, mereka tidak memiliki ambang traffic minimum yang harus Anda penuhi. Meskipun Google mengatakan, jumlah traffic bukan faktor persetujuan Google Adsense, menurut eksperimen pribadi saya, saya pikir traffic penting. Lagi pula, jika Anda tidak memiliki jumlah traffic yang layak, Anda tidak akan menghasilkan banyak uang dari blog Anda. Yang paling penting adalah jangan membeli traffic.

3. Gunakan Domain Tingkat Atas

Google tidak menerima domain dari situs atau blog yang dihosting gratis seperti yoursite.weebly.com. Alasannya adalah bahwa penerbit harus memiliki izin untuk menambahkan kode HTML di halaman web mereka dan sebagian besar layanan hosting gratis tidak mengizinkan ini secara gratis.

Jadi daftarkan domain Anda sendiri dan mulailah membangun konten dengan platform hosting berbayar menggunakan sistem manajemen konten seperti WordPress sebelum mendaftar untuk akun AdSense.

4. Konten Situs Anda

Pastikan Anda memiliki konten asli dan berkualitas sebelum mendaftar untuk Google AdSense. Jika Anda menyalin konten dari situs lain, Google tidak hanya menolak aplikasi AdSense Anda, tetapi juga menghukum dengan memblokir situs Anda dari hasil pencarian.

5. Pembaruan Konten

Memperbarui konten di situs Anda secara rutin adalah kebiasaan yang baik untuk menjaga situs Anda tetap hidup. Google memiliki perayap terpisah untuk AdSense untuk melayani iklan. Selama proses persetujuan, perayap AdSense ini akan memindai situs Anda untuk mengetahui kualitas konten serta pembaruan konten terakhir di situs Anda. Jadi, pastikan Anda baru saja memperbarui konten sebelum mendaftar.

6. Jangan Panik Karena Penolakan

Jangan panik saat Google menolak aplikasi Anda. Ini bukan kejahatan dan hanya pendapat dari Google di situs Anda. Dengan asumsi Anda telah mengikuti semua praktik yang baik, maka periksa alasan penolakan dan perbaiki perbaikan untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, jika aplikasi Anda ditolak karena pelanggaran konten, maka analisis apa yang salah dan perbarui konten sesuai dengan kebijakan.

Untuk mendapat adsense dengan cepat, Anda harus memperhatikan banyak hal. Anda tak perlu takut jika Anda ditolak, Anda bisa mencoba crosscheck bagian yang mana yang harus Anda perbaiki.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel